----------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------

Rabu, 01 Juni 2016

Skybender, Proyek Penyebaran Internet 5G dari Google dengan Menggunakan Drone

Pasti kita pernah mendengar salah satu proyek Google Loon. Proyek besar dari Google tersebut rencananya bakal memberikan jaringan internet, dengan berbekal balon udara. Bahkan Presiden Joko Widodo pernah mengatakan ingin menggunakan balon udara dari Google, untuk memberikan akses internet di daerah terpencil di Indonesia.
Nah kali ini Google juga sedang mempersiapkan proyek baru, yang mana tujuannya masih sama, yaitu memberikan akses internet ke daerah terpencil. Seperti yang dikutip dari Ubergizmo, Minggu (31/1/2016), dikatakan bahwa proyek Google ini beri nama Skybender.
skybender
Tidak seperti proyek Loon, proyek Skybender ini bakal mentransmisikan jaringan internet yang sangat cepat,5G, yang disinyalir 50 kali lebih cepat dari jaringan 4G LTE. Bahkan dari hasil pengujian sementara, jaringan internet 5G ini mampu menembus angka kecepatan hingga 3,6Gbps. Nah yang menarik dari proyek Skybinder ini adalah Google tidak lagi menggunakan balon udara, namun menggunakan drone yang akan memancarkan jaringan internet.
Tidak hanya itu, kabarnya Google telah menyewa 15.000 kaki persegi untuk melakukan pengujian proyek Skybinder, di pelabuhan pesawat luar angkasa Amerika, di New Mexico. Untuk tahap ini, Google akan menguji prototipe dari pemancar yang berasal dari drone, dengan menggunakan gelombang pemancar milimeter.
5g
Bahkan Jacques Rudell selaku profesor Teknik Elektro di Universitas Washington mengatakan bahwa, penggunaan gelombang pemancar milimiter yang digunakan oleh proyek Google Skybender ini sangat tepat, apalagi gelombang frekuensi yang digunakan oleh perangkat smartphone saat ini sudah sangat padat. Namun dia menambahkan juga, bahwa jangkauan dari gelombang frekuensi ini lebih pendek dibandingkan dengan gelombang pemancar pada smartphone.
Tapi pemberitaan ini belum mendapatkan klarifikasi langsung dari pihak Google, sehingga masih banyak rumor yang mengatakan apakah Google akan berencana menggunakan drone sebagai pemancar internet. Kita tunggu saja kabar selanjutnya dari Google.

Volvo XC90, Mobil dengan Fitur Auto Pilot Yang Siap Melenggang Pada Tahun 2017

Semakin majunya teknologi, membuat semua aktifitas menjadi lebih mudah. Salah satunya adalah teknologi yang disematkan pada kendaraan roda 4. Setelah diperkenalkannya mobil listrik yang lebih efisien masalah bahan bakar, kini terdapat inovasi lagi yang membuat pengendara kendaraan roda 4 lebih mudah dalam berkendara.
Inovasi tersebut adalah fitur auto pilot, yang sering ditemukan pada pesawat terbang. Fitur auto pilot ini dapat menjadikan kendaraan dapat berjalan sendiri, bahkan berjalan secara otomatis ke tujuan yang telah ditetapkan.
volvo-xc90
Dilansir dari Mashable, Rabu (7/10/2015), kabarnya salah satu produsen mobil terkenal, Volvo, akan melakukan uji coba mobil buatan mereka, yang ditanami fitur auto pilot tersebut pada tahun 2017 mendatang. Volvo sendiri akan menjadikan negara asal mereka, Swedia, sebagai tempat uji coba mobil mereka. Mobil yang akan diturunkan di jalan sekitar Gothenburg, Swedia ini berjumlah 100 mobil yang siap melenggang.
Proyek yang dinamai Drive Me akan menggunakan mobil Volvo XC90 berbekal fitur auto pilot yang membuat mobil ini dapat berjalan sendiri saat bereada di jalan raya. Untuk penggunaannya cukup mudah, bila ingin mengaktifkan fitur auto pilot ini, tekan dan tahan pedal yang terletak dibelakang setir. Jika dalam posisi siaga, pedal ini akan berkedip dengan warna hijau, sedangkan jika fitur auto pilot aktif, maka pedal ini akan menyala dengan lampu indikator bewarna hijau juga.
volvo-ap-0
Pada bagian panel dibelakang setir, terdapat layar yang menampilkan peta serta informasi lamanya waktu yang dapat digunakan untuk menggunakan fitur auto pilot tersebut. Fitur auto pilot ini aktif jika mobil ini berada di jalan raya yang sudah terprogram untuk dapat mencicipi fitur auto pilot ini. Jika ingin kembali mengendalikan mobil seperti pada umumnya, cukup pegang setir tanpa harus menekan pedal berindikator lampu hijau tadi, yang terletak di bagian belakang setir.
Mobil dengan fitur auto pilot ini dibekali dengan sensor, yang dapat mendeteksi keadaan disekitar mobil dengan jangkauan 360 derajat. Hal ini bertujuam untuk memberitahukan kepada pengemudi, apa yang sedang terjadi di depan, di samping, atau di belakang mobil. Selain itu sensor ini berguna juga saat ingin mendahului kendaraan lain yang lebih pelan.

Drone Berbahan Bakar Sel Surya Berhasil Arungi Samudera Pasifik

Sebuah pencapaian besar kini telah disematkan oleh sebuah drone yang bernama Solar Impulse 2. Drone berbahan bakar sel surya ini telah berhasil mengarungi Samudera Pasifik, terbang dari Hawaii dan selanjutnya mendarat Mountain View, San Francisco, California, Amerika Serikat.
solar impulse 2
Jarak antara Hawaii menuju Mountain View itu sejauh 4.372 kilometer yang ditempuh selama 62 jam nonstop. Penerbangan tanpa henti ini bisa dilakukan karena drone ini merupakan drone berbahan bakar sel surya. Jadi drone ini pun sepenuhnya mengandalkan cahaya matahari untuk menyuplai sumber tenaganya.
Dalam penerbangannya, drone ini dikendalikan oleh pilot bernama Bertrand Piccard. Dan terkait pencapaian ini, Piccard pun harus berjuang mengendalikan drone Solar Impulse 2 selama tiga hari dengan durasi istirahat tidak lebih dari 20 menit.
Drone ini pun dijadwalkan melakukan penerbangan berkeliling dunia, dimulai Abu Dhabi pada bulan Maret di tahun 2015 lalu. Setelah sampai di Mountain View, drone ini dijadwalkan akan melanjutkan perjalanan berkeliling dunia lagi ke New York pada bulan Juni mendatang. Tantangan berikutnya pun harus dihadapi, yakni melintasi Samudera Atlantik yang berjarak 5738 kilometer menuju ke Eropa. Dan pemberhentian terakhir drone ini adalah di Abu Dhabi.
Dikutip dari Wikipedia, Solar Impulse 2 ini merupakan drone yang berukuran besar. Dengan panjang mencapai 22,4 meter dan tinggi 6,37 meter. Drone yang mempunyai ruang untuk satu orang pilot ini berbobot 2300 kg dan mempunyai sayap selebar 71,9 meter. Selain itu, drone ini mempunyai kecepatan maksimal mencapai 140 kilometer per jam.

PC Mungil Pesaing Intel NUC ini Diluncurkan dengan Kehadiran Prosesor Intel Skylake

Kemampuan sebuah komputer saat ini tidak bisa dinilai dari ukuran besar kecilnya. Bahkan tak menutup kemungkinan sebuah PC mini pun kini bisa menghadirkan kemampuan yang tak kalah jika dibandingkan dengan PC desktop biasa. Salah satunya adalah PC mini yang diluncurkan oleh Giada bernama Giada i80.
PC mini Giada i80 kredit: Giada
PC mini Giada i80 kredit: Giada
PC mungil yang satu ini merupakan produk pesaing dari Intel NUC. Hadir dengan ukuran yang mungil berdimensi 16.6 x 111 x 47.5 mm, Giada i80 ini menawarkan kemampuan yang canggih. Pihak Giada pun menyediakan PC mini ini dengan opsi prosesor Intel Core i3-6100U dan Core i5-6200U.
Kehadiran prosesor Intel Skylake pada komputer desktop mini ini pun menawarkan performa yang tidak kalah jika dibandingkan dengan sebuah laptop. Terlebih kedua opsi prosesor yang disediakan oleh Giada ini merupakan prosesor low power, yang masing-masing mempunayi TDP 15W dan 25W.
PC mini Giada i80 kredit: Giada
PC mini Giada i80 kredit: Giada
Kedua model PC mini Giada tersebut sama-sama dilengkapi dengan Intel HD Graphics, dukungan RAM DDR3L-1600 berkapasitas hingga 16GB serta mendukung sarana penyimpanan berbasis mini PCIe/mSATA 2.5 inci. Tak ketinggalan, Giada i80 ini juga diluncurkan lengkap dengan berbagai jenis konektivitas. Mulai dari HDMI dan mini DisplayPort yang sama-sama mendukung layar 4K, Gigabit Ethernet, empat port USB 3.0 serta slot mini PCIe untuk wireless card.

Vorke V1

Komputer mini memang nampaknya tengah digandrungi oleh beberapa kalangan. Buktinya banyak merek yang bermunculan di pasaran dengan menawarkan berbagai spesifikasi dan fitur yang berbeda-beda. Mungkin kita pernah mendengar komputer mini yang memiliki ukuran seperti flash disk, atau seukuran kartu kredit. Tapi kali ini ada salah satu produk komputer mini yang bisa dikatakan bentuknya sedikit lebih besar dari keduanya.
vorke-v1-0
Adalah Vorke V1, yang mana ini adalah sebuah komputer mini dengan spesifikasi yang bisa dikatakan mumpuni. Seperti yang dilansir dari Liliputing, Minggu (29/5/2016), disebutkan bahwa komputer mini ini dibekali dengan prosesor dari Intel Braswell, Celeron J3160. Tidak hanya itu saja, Vorke V1 ini juga dibekali dengan RAM yang bisa dikatakan sangat menunjang, yakni sebesar 4GB.
vorke-v1-2
Menariknya adalah, Vorke V1 yang memiliki dimensi panjang 6 inci, lebar 6 inci dan ketebalan 1,5 inci ini terdapat satu tempat untuk SSD. Sehingga nantinya para pengguna dapat merasakan penggunaan storageyang kencang. Berbekal pengolah grafis dari Intel HD Graphics 400, disinyalir lebih baik dari komputer mini manapun.
vorke-v1-1
Untuk lainnya, pada bagian depan sudah terdapat dua buah port USB 2.0 dan slot untuk membaca kartu memori micro SD. Lalu pada bagian belakang kita akan menjumpai sebuah port HDMI, port VGA, port Ethernet, sebuah port USB 2.0 dan USB 3.0. Konektivitasnya juga tidak perlu diragukan lagi karena sudah terdapat Bluetooth 4.0 dan WiFi 802.11ac. Tidak ketinggalan juga komputer mini ini dapat menggunakan sistem operasi Windows 10 dan Linux seperti Ubuntu 15.10

Selasa, 07 Oktober 2014

Ingin Menggunakan Windows 10? Ini 7 Hal yang Harus Anda Ketahui

Microsoft telah secara resmi menghadirkan platform Windows terbarunya yang mereka namai Windows 10. Mereka pun mengatakan kalau platform terbarunya ini adalah platform paling komprehensif saat ini. Terlebih sistem operasi tersebut bisa digunakan di berbagai jenis perangkat, dari sebuah smartphone berlayar 4 inci hingga perangkat raksasa 80 inci.
Sebelum menggunakan OS Windows 10, tentunya Anda harus mengetahui hal-hal terkait dengan platform terbaru dari Microsoft ini. Berikut ini adalah 7 hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan OS Windows 10:
logo windows 10
Nama Windows 10
Permasalahan nama Windows 10 menjadi pertanyaan publik. Terlebih rumor yang beredar adalah nama Windows 9. Kenapa Microsoft memakai nama Windows 10? Hal yang satu ini pun dijawab oleh Pimpinan Grup OS Microsoft, Terry Myerson. Dia mengatakan kalau perusahaannya tak membangun sebuah produk yang bertahap.
Sebelum menggunakan nama Windows 10, Microsoft sempat mempertimbangkan beberapa nama. Di antaranya adalah Windows One, mengingat sebelumnya mereka juga mempunyai produk yang menggunakan nama OneNote ataupun OneDrive. Namun pada akhirnya, Windows 10 dipilih karena merupakan representasi dari sebuah kesempurnaan.
Perangkat yang digunakan
windows 10
Windows 10 sebelumnya disebut dengan kode nama Windows Threshold. Dan sebagai imbasnya, tentu sistem operasi ini bisa digunakan di berbagai jenis perangkat. Terry Myerson pun mengatakan kalau sistem operasi tersebut bisa bekerja pada perangkat berlayar 4 inci hingga 80 inci. Bahkan OS ini juga bisa dijalankan pada sebuah perangkat yang tak punya layar sekalipun.
Start menu
start menu windows 10
Kehadiran Windows 10 juga memberikan kesan yang familier di mata para pengguna Windows 7. Hal ini karena OS terbaru dari Microsoft tersebut hadir dengan tombol start menu. Sebagai tambahannnya, Windows 10 ini hadir dengan interface modern alam Windows 8. Selain itu, ukuran start menu pada Windows 10 juga bisa diubah sesuka hati.
Command Prompt
Meskipun modern, bukan berarti Windows 10 meninggalkan semua fitur lawasnya. Termasuk adalah Command Prompt. Anda bisa menjalankan jendela Command Prompt yang kini mendukung fitur CTRL+C ataupun CTRL+V. Jadi, menulis di Command Prompt bakal bisa menjadi lebih cepat.
Touch enable
Joe Belfiore mengatakan kalau perusahaannya masih belum menyerah untuk mengembangkan produk berbasis touchscreen. Dan hal ini ditunjang oleh Windows 10. Terdapat sebuah fitur yang disebut dengan nama continuum untuk pengguna Windows yang memakai PC konvertibel. Fitur tersebut pada dasarnya menyesuaikan UI dengan keinginan penggunanya.
Kapan Windows 10 diluncurkan?
Microsoft mengatakan kalau sistem operasi terbarunya ini akan diluncurkan pada pertengahan tahun depan, setelah perhelatan konferensi Microsoft Build. Sebelumnya, terdapat pihak-pihak yang memiliki akses versi preview teknis dari OS tersebut.
Apakah Windows 10 gratis?
Belum ada pengumuman secara resmi mengenai hal yang satu ini. Namun sebelumnya, ada pernyataan tak resmi dari Microsoft Indonesia yang mengatakan kalau Windows terbaru akan disediakan gratis untuk pengguna Windows 8. Sekali lagi, pernyataan tersebut adalah pernyataan tak resmi.

Printer EcoTank dari Epson Diklaim Punya Tinta yang Tak Habis hingga 2 Tahun Pemakaian

Sebuah printer terbaru dari Epson diperkenalkan dengan kemampuan yang menarik. Printer seri EcoTank tersebut diklaim oleh Epson mempunyai kapasitas tinta yang melimpah dan dapat bertahan tak perlu diganti hingga 2 tahun. Tentu saja hal ini juga bergantung dengan tingkat pemakaian.
Terdapat dua jenis printer EcoTank yang diperkenalkan oleh Epson, yakni L355 dan L555. Kedua printer terbaru ini mampu mencetak 4000 halaman dengan tinta hitam dan 6500 halaman untuk penggunaan tinta berwarna. Pemakaian tinta yang tahan lama tersebut karena tanki tinta yang mempunyai kapasitas tinggi.
epson ecotank
Selain punya tanki yang besar, L555 dan L355 juga dilengkapi fitur sebagai mesin fotokopi serta scanner. Tak lupa, terdapat pula konektivitas WiFi untuk memudahkan pengoperasiannya. Tak hanya itu, untuk L555, printer ini juga dapat digunakan sebagai mesin faks.
Mengenai harganya, untuk EcoTank L555 sudah mulai dijual di Inggris dengan harga sebesar 329 poundsterling. Sementara L355 dipatok dengan banderol sebesar 249 poundsterling.

Game Xbox bakal Bisa Dimainkan secara Langsung Menggunakan Browser

Microsoft dikabarkan kini tengah melakukan sebuah pengujian untuk memainkan game dalam browser. Game tengah mereka uji tersebut pun bukanlah sebuah game biasa, melainkan game-game untuk konsol game Xbox. Bahkan Microsoft saat ini tengah disebut-sebut sudah menyiapkan satu judul game yang tengah dalam proses pengerjaan.
Mengenai kualitas dari game tersebut pun tak diturunkan oleh pihak Microsoft. Sebuah sumber dari Neowin mengungkapkan kalau game Xbox yang dimainkan menggunakan browser tersebut berjalan pada kecepatan 60FPS. Selain itu, akan ada fitur-fitur lain yang bakal ditambahkan Microsoft untuk game Xbox di browser tersebut.
kontroler xbox one
Kehadiran game Xbox di browser ini pun bakal semakin memperkuat posisi Microsoft di bisnis cloud. Terlebih mereka mempunyai layanan Azure. Di sisi lain, daya saing Xbox di bisnis perangkat konsol game kurang begitu bagus. Hingga saat ini, Microsoft masih belum bisa bersaing secara langsung dengan produk dari Sony, yakni PlayStation.
Meski begitu, tentunya terdapat berbagai permasalahan yang bisa menjadi ganjalan perwujudan hal ini. Salah satunya adalah masalah lisensi. Terlebih kehadiran game Xbox ke browser tentunya bisa mengurangi pendapatan para publisher game dunia. Namun apapun itu, hal ini bakal bisa memberikan revolusi tersendiri untuk dunia game.

PlexiDrone, Drone Modular Canggih yang Bisa Dibongkar Pasang dengan Mudah

Perkembangan teknologi drone saat ini memang sangat menakjubkan. Beberapa waktu lalu sempat ada drone Nixie yang bisa berubah menjadi gelang. Dan kini, sebuah startup bernama DreamQii menawarkan proyek crowdfunding di Indiegogo dan bertujuan untuk membangun sebuah drone bongkar pasang yag mereka sebut dengan nama PlexiDrone.
PlexiDrone dibuat untuk bisa memudahkan pemakaian drone di berbagai area. Terlebih drone ini bisa dibawa dengan mudah menggunakan sebuah tas punggung. Selain itu, untuk menyiapkan drone ini sehingga bisa dipakai pun tak lama, kurang dari 1 menit maka drone bisa diaktifkan.
plexidrone_1
Selain itu, PlexiDrone ini juga mendukung pemakaian kamera milik Anda sendiri. Sebagai catatan, kamera tersebut harus mempunyai bobot kurang dari 1 kg. Sebagai tambahan, terdapat sebuah aplikasi smartphone yang bisa mengontrol pergerakan drone ini. DreamQii mengatakan kalau drone tersebut bisa dikontrol bahkan dari jarak bermil-mil.
Mengenai harganya, untuk bisa mendapatkan satu unit drone ini Anda harus menyumbang uang sebesar 479 USD. Menurut rencana, pengiriman drone akan dilakukan pada bulan Maret tahun depan.

Rabu, 26 Maret 2014

Kodak Hadirkan Lensa Kamera untuk Smartphone SL10 dan SL25 Pesaing Sony QX

Kodak yang dikenal sebagai sebuah perusahaan di bidang fotografi, kini turut berkecimpung di segmen smartphone. Namun mereka bukan meluncurkan sebuah smartphone, melainkan adalah lensa kamera untuk handphone pintar bernama PixPro Smart Lens SL10 dan SL25.
lensa kamera smartphone kodak
Kedua lensa kamera itu pun bisa digunakan baik untuk smartphone Android ataupun iPhone. Bentuk kedua kamera ini pun sangat mirip dengan produk serupa dari Sony, yakni QX10 dan QX100.
Lensa kamera dari Kodak ini pun mampu menghadirkan kemampuan optical zoom yang tinggi. Dengan adanya fitur optical zoom, gambar akan hadir lebih jelas tanpa adanya penurunan kualitas seperti pada digital zoom. Kodak SL10 memiliki optical zoom 10x sementara SL25 menghadirkan optical zoom hingga 25x.
SL10 adalah sebuah lensa 28-280mm, sementara SL25 merupakan lensa 24mm. Keduanya mampu memberikan kemampuan merekam video full HD. Mengenai harganya, SL10 dipatok sebesar 199 USD. Sementara SL25 dijual dengan banderol sebesar 299 USD

Militer Amerika akan Lakukan Uji Coba Baju Perang ala Iron Man pada Bulan Juni

Iron Man tidak hanya akan ada dalam film yang diperankan oleh Robert Downey Jr. Kostum perang canggih tersebut pun bakal hadir di dunia nyata dan bahkan siap diuji coba secara langsung pada bulan Juni mendatang.
iron man
Admiral Angkatan Laut Amerika Serikat, Wiliam McRaven mengatakan bahwa tiga prototipe kostum perang yang disebut dengan nama Tactical Assault Light Operator Suit (TALOS) bakal mereka terima pada Juni mendatang. Selanjutnya, pihak militer akan melakukan evaluasi dan diharapkan bakal selesai pada bulan Agustus 2018.
TALOS, ujar McRaven, bakal memberikan berbagai manfaat jika berhasil dikembangkan dengan benar. Baju pelindung tersebut pun bisa meningkatkan kemampuan bertahan hidup dan kapabilitas bagi operatornya. Selanjutnya, TALOS pun bisa dilengkapi dengan berbagai perangkat seperti komputer on-board, monitor kesehatan ataupun armor liquid yang dibuat oleh MIT.
Untuk mengembangkan TALOS, pemerintah Amerika Serikat pun melakukan pekerjaan ekstra keras. Mereka menggabungkan total 56 perusahaan, 16 agensi pemerintah serta 10 laboratorium nasional untuk pengembangan TALOS. Jadi, Iron Man di dunia nyata bakal hadir di Amerika Serikat pada tahun 2018 nanti

Panono Kamera Berbentuk Bola untuk Mengambil Gambar Panorama 360 Derajat sampai 108 Megapiksel

Mengambil gambar foto panorama sudahlah hal yang biasa namun tetaplah tidak semua orang bisa menggunakan atau memiliki perangkat yang mendukung foto panorama. Dan biasanya foto panorama yang dihasilkan terbatas pada foto panorama sampai 180 derajat saja maksimal.  Hanya dengan perangkat khusus yang mahal dan susah digunakan yang biasa mampu menghasilkan gambar panorama 360 derajat.
kamera_bola_panono
Oleh karena itu seorang kreatif bernama Jonas Pfeil menciptakan sebuah bola kamera yang dengan mudah bisa menghasilkan gambar panorama secara 360 derajat dengan cara yang sangat mudah, yaitu dengan melempar bola kamera ini ke atas dan secara otomatis lensa kamera-kamera kecil dalam berjumlah 36 yang ada pada bola ini akan mengambil gambar-gambar foto pada saat di udara. Dan tak lama kemudian kita bisa langsung menikmati hasil foto panorama 360 derajat dalam kualitas rendah dan dalam beberapa menit kemudian gambar panorama berkualitas tinggi sampai 108 mp akan tersedia.
Nantinya Panono akan dipasarkan dengan harga 600 USD yang terhitung tidak murah dengan fungsi yang spesifik untuk kamera panorama 360 derajat saja

Kamera yang Digunakan untuk Mendokumentasikan Misi Apollo 15 Berhasil Terjual dalam Lelang Seharga 10 Miliar Rupiah

Sebuah perangkat elektronik bersejarah kini berpeluang bisa menjadi kepemilikan seseorang. Perangkat elektronik bersejarah tersebut adalah kamera yang digunakan untuk mendokumentasikan misi penerbangan Apollo 15 yang berlangsung pada tahun 1971.
Hasselblad 500 kamera apollo 15
Kamera Hasselblad 500 tersebut digunakan oleh astronot setelah berhasil melakukan kontak dengan permukaan bulan. Pada misi tersebut, total terdapat 14 kamera yang digunakan untuk melakukan proses dokumentasi. Namun pada saat itu, sebagian besar kamera tertinggal di bulan dan hanya satu yang berhasil dibawa ke bumi.
Kamera tersebut pun telah dilelang pada minggu keramin dengan nilai awal sebesar 110.192 USD. Pada akhirnya, kamera tersebut berhasil dijual dengan harga sebesar 757.570 USD dan jika ditambah biaya lelang maka total yang dibayarkan adalah sebesar 909.084 USD atau sekitar lebih dari 10 miliar rupiah. Adalah Founder dari jaringan retail Yodobashi Camera, Terukazu Fujisawa yang berhasil memenangkan lelang tersebut.
Kamera tersebut pun telah dibuktikan sebagai perangkat yang asli dan pernah digunakan dalam misi Apollo 15. Kamera ini diketahui pernah dimiliki oleh seorang kolektor asal Italia

Toshiba REGZA 19P2 Televisi Inovasi Terbaru Dengan Dukungan Baterai


30
Penggunaan baterei tampaknya kini bukan lagi di dominasi oleh perangkat mobile yang biasanya berukuran kecil, namun berkat sedikit inovasi dan terobosan baru dalam bidang teknologi yang canggih, Toshiba baru-baru ini telah berhasil mengembangkan perangkat televisi terbaru pada jajaran produk REGZA-nya. Selain TV Toshiba ini dapat dinyalakan dengan menggunakan listrik AC biasa, TV ini juga dapat dinyalakan menggunakan baterei yang ada.
Pendatang baru pada jajaran produk TV Toshiba REGZA ini dikenal sebagai REGZA 19P2 dan memiliki ukuran layar 19 inci, ditambah backlighting LED. Resolusi aslinya pun adalah 1.366 x 768 pixel.
Dengan menggunakan dukungan baterei yang ada, ternyata TV Toshiba terbaru ini mampu beroperasi hingga lima jam lamanya secara independen tanpa keberadaan jaringan listrik sekalipun.
Bagi Anda yang sering mengalami pemadaman listrik secara mendadak, kehadiran televisi inovasi terbaru dari Toshiba ini kiranya dapat membantu Anda untuk tetap tune-in dalam menyaksikan tontonan program acara tv kesayangan Anda.
Selain itu, Toshiba juga telah meyertakan komponen TV tuner One-seg yang memiliki antena built-in. Tahan selama lima jam seperti yang telah disebutkan di atas tentunya juga mempertimbangkan penggunaan aksesoris yang dibundel.
Untuk mempermudah pengalihan modus energi yang digunakan, Toshiba juga menyertakan sebuah tombol “Shift Peak” pada remote control yang ada sehingga penggunananya dapat menentukan modus energi yang akan digunakan yaitu modus AC ke baterai atau sebaliknya.
Mengenai ketersediaan dan harga, sayangnya masih belum diketahui secara pasti untuk saat ini karena pemasarannya sendiri kini masih terpusat di Jepang saja

Remote Control Berbentuk Naga yang Bisa Menyemburkan Api dan Bisa Terbang Berkecepatan 112 Km per Jam

Bosan dengan pesawat remote control yang biasa-biasa saja? Bagaimana jika Anda mencoba untuk bermain-main dengan remote control berbentuk seekor naga? Tak hanya memiliki bentuk yang sama, remote control naga tersebut juga mampu terbang dan bahkan menyemburkan api.
remote control naga
Seperti halnya seekor naga di cerita ataupun film fiksi, remote control ini pun memiliki kemampuan untuk terbang. Bahkan remote control naga ini dilengkapi dengan sebuah mesin jet yang mampu membuat sang naga terbang dengan kecepatan hingga 70mph atau setara 112 kilometer per jam.
Kemampuan naga terbang ini tak hanya sampai di situ. Pada saat mendarat, naga ini akan menyemburkan api dan mata merahnya akan menyala. Namun kemampuan untuk menyemburkan api tersebut hanya bisa dijalankan pada saat mendarat dan tak bisa digunakan pada saat naga tengah terbang. Permasalahan keamanan tentunya.
Lalu bagaimana mengenai harganya? Jangan mengharapkan kalau naga terbang remote control ini dijual dengan banderol yang murah. Satu unit mainan ini dibanderol dengan harga sebesar 60 ribu USD atau setara 683 juta rupiah. Cukup untuk membeli sebuah mobil mewah yang sayangnya tak bisa menyemburkan api

Jumat, 06 Desember 2013

Tak Ingin Ketinggalan, UPS kini Lakukan Eksperimen Delivery Menggunakan Drone

Jeff Bezos telah mengungkapkan rencana perusahaannya untuk menggunakan pesawat tanpa awak atau drone untuk sistem delivery kepada para pelanggan Amazon. Hal ini pun nampaknya menjadi ancaman yang cukup serius bagi perusahaan delivery seperti UPS. Dan agar tak ketinggalan zaman, UPS pun dikabarkan tengah melakukan percobaan menggunakan drone dalam delivery barang.
Sebuah sumber dari UPS mengungkapkan hal tersebut kepada The Verge. Eksperimen tersebut tengah mereka lakukan di lab milik perusahaan. Dalam pernyataannya kepada publik, UPS mengatakan bahwa penggunaan drone secara komersial merupakan sebuah teknologi yang menarik. UPS pun mengatakan bahwa mereka memang mempertimbangkan untuk penggunaan teknologi tersebut.
Ryan Calo, seorang profesor di bidang drone mengatakan bahwa penggunaan teknologi tersebut kemungkinan bakal hanya mencakup wilayah yang terbatas. Untuk perusahaan seperti UPS, Calo mengatakan bahwa mereka bakal menggunakan pesawat tanpa awak itu untuk mengirim paket dari airport ke kota-kota besar. Namun mereka tak akan menggunakan drone untuk mengirim paket secara langsung ke depan pintu para pelanggannya seperti yang dilakukan oleh Amazon

Kapal Selam Berukuran Mungil untuk Dua Orang Bernama Platipus yang Ramah Lingkungan

Sebuah kapal selam biasanya memiliki ukuran yang besar dan kokoh. Namun lain halnya dengan kapal selam berbentuk cukup unik bernama Platipus. Kapal selam Platipus ini memiliki ukuran yang tak terlalu besar dan hanya cukup untuk digunakan oleh dua orang penumpang.
Platipus ini pun didesain untuk menjelajahi danau atau perairan air tawar. Hal ini karena Platipus berjalan dengan menggunakan tenaga listrik. Sekali charge, kapal selam ini mampu berjalan hingga 48.4 kilometer dengan kecepatan maksimum 18.5 kilometer per jam. Meskipun begitu, kapal selam ini juga bisa dipakai di lautan.
Dibandingkan dengan kapal selam biasa, Platipus memang mempunyai bentuk yang unik. Kapal selam ini dilengkapi dengan dua motor listrik sebagai penggeraknya. Dengan menggunakan daya listrik, maka pemilik dari kapal selam ini pun tak perlu khawatir mengenai dampak negatif terhadap lingkungan pada saat melakukan eksplorasi.
Cara operasi kapal selam ini pun cukup unik. Karena selagi berjalan, dua orang penumpangnya bisa tetap di dalam air sementara motor penggeraknya berada di permukaan air.

Amazon Bakal Manfaatkan Robot Pesawat alias Drone untuk Pengiriman Paket Pembelian Kilat Setengah Jam saja

Sebuah kejuatan baru saja diungkapkan oleh CEO Amazon Jeff Bezos perihal kebijakan perusahaannya. Bezos mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, pihaknya bakal memanfaatkan pesawat tanpa awak untuk mengantar paket pembelian kepada para konsumen.
Dengan adanya robot pesawat tersebut, Amazon pun bisa secara langsung mengirimkan paket ke depan pintu pelanggannya. Tak hanya itu, model pengiriman ini juga bakal memberikan waktu yang efisien, yakni sekitar 30 menit. Pesawat tanpa awak tersebut pun bisa membawa paket dengan bobot hingga 2.2 kilogram.
Bezos menjelaskan, bahwa memanfaatkan pesawat tanpa awak untuk sarana pengiriman paket barang bukanlah hal yang hanya ada di sains fiksi. Dia pun mengatakan bahwa proyek ini bisa diwujudkan paling tidak dalam empat atau lima tahun mendatang.

Canon EOS M2 Resmi Diperkenalkan dengan Sensor APS-C 18MP dan Autofocus lebih Cepat

Canon baru saja memperkenalkan kamera mirrorless terbaru yang merupakan suksesor dari EOS M. Kamera bernama Canon EOS M2 tersebut pun hadir dengan fitur autofocus 2.3 kali lebih cepat dibandingkan pendahulunya.
Kamera mirrorless ini dilengkapi dengan sensor APS-C 18MP dengan processing image DIGIC 5 di dalamnya. Kamera ini juga dilengkapi dengan range ISO hingga 25600. Terdapat pula konektivitas WiFi untuk memudahkan pengiriman gambar. Terdapat pula aplikasi EOS Remote yang memungkinkan kamera ini dipasangkan dengan smartphone Android atau iOS.
Pihak Canon mengumumkan bahwa kamera ini bakal mulai dijual ke pasaran pada pertengahan desember. Canon tak menjelaskan apakah kamera ini hanya dijual di Jepang atau bakal tersedia untuk pasar internasional. Selain itu, juga belum ada informasi mengenai banderol yang bakal dipatok oleh Canon untuk kamera mirrorless ini.
via Ubergizmo

JXD S5800, Smartphone Android Gaming Berlayar 5 Inci serta Prosesor Quad Core yang Bisa Dibuat Teleponan

JXD lagi-lagi merilis produk smartphone Android yang ditujukan untuk para gamer. Kali ini, perusahaan yang berbasis di Hong Kong ini memperkenalkan JXD S5800 yang merupakan penerus dari perangkat sejenis sebelumnya, seperti JXD S5110b.
Smartphone ini hadir dengan desain yang mirip dengan konsol game PSP. Layar IPS 5 inci dengan resolusi 960 x 540 piksel miliknya diapit oleh kontroler yang memudahkan dalam bermain game. Di bagian dalamnya, smartphone Android gaming ini dilengkapi dengan prosesor quad core MediaTek MTK6582 yang ditunjang oleh RAM 1GB dan memori internal 8GB.
Spesifikasi lainnya, smartphone gaming ini menggunakan sistem operasi Android Jelly Bean 4.2. Di bagian belakang, terdapat kamera 5MP dan kamera 0.3MP di bagian depan. Selain itu, terdapat baterai berkapasitas 3000 mAh sebagai sumber tenaga smartphone ini.
Menariknya, smartphone ini juga bisa digunakan selayaknya seperti sebuah handphone biasa, baik untuk telepon ataupun berkirim SMS. Pihak JXD belum mengumumkan mengenai harga yang bakal mereka patok untuk smartphone ini